Perbandingan Antara Bahasa Pemrograman FORTRAN dengan Bahasa Pemrograman Ruby


Tabel berikut merupakan perbandingan bahasa pemrograman Fortran dengan bahasa pemrograman Ruby:

Bahasa pemrograman

Fortran

Ruby

Pencetus

John Bachus

Yukihiro Matsumoto

Pertama kali dikembangkan

Tahun 1953

Tahun 1993

Orientasi

Bidang matematika dan teknik

Objek

Kelebihan

  • bisa menangani ekspresi matemática dan logika yang kompleks.
  • Pernyataanya cukup pendek dan sederhana.
  • mudah dimodifikasi agar bisa bekerja pada tipe yang lain.
  • proses eksekusi / kompilasi program yang cukup cepat.
  • metode penulisan program sangat fleksibel, setiap bagian blok program dapat ditulis secara tidak berurutan.
  • mendukung teknik kompilasi secara menyeluruh (all compilation)
  • memilki kompilator (compiler) yang cukup banyak berkembang.

 

  • Sintaks sederhana.
  • Memiliki exception handling yang baik.
  • Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek.
  • Mengusung konsep single inheritance.
  • Open source, siapa saja dapat menggunakannya dengan cuma-cuma dan dapat ikut berpartisipasi mengembangkannya.
  • Memiliki garbage collector yang secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori.
  • memiliki fitur-fitur yang menangani exception, seperti Java atau Python, untuk mempermudah menangani error.
  • menyediakan mark-and-sweep garbage collector untuk semua obyek Ruby.
  • Menulis extension C di Ruby lebih mudah daripada di Perl ataupun di Python, dengan API yang elegan untuk memanggil Ruby dari C.
  • load library extensionnya dinamis jika Sistem Operasi mengijinkan.
  • Ruby menyediakan fitur OS threading yang independent.

Kekurangan

  • FORTRAN tidak menangani operasi input dan output pada peralatan penyimpanan seefisien bahasa lain yang levelnya lebih tinggi
  • Memiliki keterbatasan untuk mengekspresikan dan memproses data nonnumerik
  • Tidak bisa dibaca atau dipahami semudah bahasa level tinggi yang lain.

 

  • Multithreading. Implementasi thread di ruby masih berupa green thread, bukan native thread. Hal ini membuat aplikasi GUI (desktop) dengan background thread tidak mungkin diimplementasikan di ruby.
  • Virtual Memory, ruby masih fully interpreted sehingga program ruby cenderung lebih lambat.
  • Spek. saat ini spesifikasi ruby (syntax, behaviour, dll) adalah implementasi ruby yang asli dari matz.
  • IDE. Saat ini kualitas IDE untuk ruby masih jauh daripada .net dan java.
  • sulit untuk bisa mendapatkan informasi secara lengkap mengenai struktur sebuah program ruby secara statis.
Pos ini dipublikasikan di KOMPUTER dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s